Indonesia memastikan diri kemenangan di laga pertama nomor Uber Cup babak penyisihan Grup Z melawan Tim Uber Jepang, setelah pasangan ganda kedua Greysia Poli/Jo Novita mampu mengalahkan Reiko Shiota/Tomomi Matsuda 2-0 (21-14, 21-18).
Dengan kemenangan ini pertandingan terakhir yang mempertemukan Pia Zebaidah melawan Kaori Mori menjadi tidak menentukan lagi.
Sejak set pertama Greysia/Novita tampil dengan penuh percaya diri. Terlihat dari perolehan poin yang selisihnya jauh. Tanpa kesulitan set pertama menjadi milik Indonesia, dengan skor 21-14.
Set kedua peta permainan tidak berubah. Pasangan Jepang bermain di bawah kendali pasangan Merah Putih. Tapi menjelang akhir pertandingan Jepang hampir menyusul di saat poin 20-18.
Itu penyebab dari terburu-burunya Greysia/Novita dalam menyelesaikan pertandingan. Beruntung pukulan Reiko Shiota out yang membuat Indonesia merebut kemenangan.
“Terima kasih sebesar-besarnya pada penonton beserta Tim Uber Indonesia, yang telah memberikan kami semangat lebih. Kami bukan penentu kemenangan sebab ini adalah kemenangan tim,” ungkap Greysia.

“Reiko Hiota dan Tomomi bermain bagus. Hanya saja mereka terlihat grogi melihat atmosfir Istora Senayan, sehingga sering melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan kami,” tambah Jo Novita.
Tim Uber Indonesia akan menghadapi Tim Uber Belanda, Senin (12/5/2008). Di atas kertas Tim Merah Putih sedikit lebih unggul daripada Tim Kincir Angin. Jika meraih kemenangan maka di perempatfinal Indonesia akan terhindar bertemu dengan rival abadinya China.
Melihat kekuatan Belanda Jo Novita tidak ingin sesumbar.
“Kami sama sekali tidak pernah meremehkan kekuatan Belanda, sebab itu bisa menjadi boomerang. Yang terpenting saat ini kami harus fokus.
Indonesia unggul 3-1 dari Jepang.
Sebelumnya Indonesia Kalah 0-1 dari lawannya Eriko Hirose harus menyerah setelah bermain rubber set 21-9, 22-20, 22-20 dari Hirose. Sempat memimpin di set pertama, atlet bulu tangkis peringkat 16 dunia itu (Mari Kristin) kemudian harus menyerah pada set kedua dan ketiga.
“Hirose bermain sangat bagus. Di Set pertama saya memang sempat memimpin. Tapi di set kedua dan ketiga dia mampu memimppin. Saya sempat merubah strategi dengan melihat arah angin. Akibatnya saya kalah pada bola-bola atas dan penyelesaian akhir,” keluh Maria, yang menyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada ajang Sea Games Thailand, Minggu (11/5/2008).
Kemudian kedudukan 1-1 dengan Tim Uber Jepang. Hasil itu diberikan pasangan Lilyana Natsir/Vita Marissa yang mengalahkan pasangan Negeri Matahari Terbit Satoko Suetsuna/Miuki Maeda 21-9, 21-19, 21-14.
Bertanding di Lapangan 2 Istora Senayan Jakarta, pasangan ganda putri tersebut sempat teringgal di set pertama 1. Permainan gemilang ganda Jepang Satoko Suetsuna/Miuki Maeda membuat pasangan Merah Putih tak berkutik dan menyerah 21-9 di set pertama.
kemudian Tim Uber Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Tim Uber Jepang. Itu setelah Adriyanti Firdasari menaklukkan Yu Hirayama 2-1 (21-11, 22-20, 21-13).
Kemenangan ini sekaligus membuka harapan mencuri angka di hari pertama babak penyisihan Grup Z. Adriyanti yang semula diragukan ternyata mampu tampil baik dan mengejutkan tunggal putri Jepang Hirayama.
Indonesia memastikan diri kemenangan di laga pertama nomor Uber Cup babak penyisihan Grup Z melawan Tim Uber Jepang, setelah pasangan ganda kedua Greysia Poli/Jo Novita mampu mengalahkan Reiko Shiota/Tomomi Matsuda 2-0 (21-14, 21-18).
Dengan kemenangan ini pertandingan terakhir yang mempertemukan Pia Zebaidah melawan Kaori Mori menjadi tidak menentukan lagi.
Setelah semua perjuangan itu kita bangsa indonesia berharap piala Thomas dan uber bisa kita rebut kembali, don’t give up keep fighting Boys/girls………………
Filed under: Bulu Tangkis | Tagged: badminton, bulutangkis, indonesia, kemenangan, thomas cup, uber cup






